Senin, 15 Agustus 2011

Janji di atas Takdir



Selama memiliki fesbuk, saya belajar banyak hal, mengambil hikmah dan berbagi hikmah (insya ALLAH) iya ada banyak hal dari yang aneh, yang lucu, yang ngeselin, yang bikin saya bengong heran koq ada yah manusia yang seperti ini, belum sempet hilang kaget saya ada lagi yang bikin saya bingung, ada yang ngotot, ada yang ngebual, ada yang merayu, hahahah… yang nyenengin juga ada, dan yang paling banyak saya temui dalah adalah perempuan yang patah hati duh wahai perempuan segitu lemahkan kita sampai terseok seok, termehek mehek dibuai oleh kaum Adam.

Iya saking banyaknya sampai saya berpikir, apa iya kita perempuan ini isi otaknya hanya cinta yah? apa iya tidak ada yang jauh lebih penting yang seharusnya kita pikirkan untuk membuat diri lebih baik dan lebih baik lagi dimata ALLAH dan apa iya tidak ada satupun yang bisa membuat kita berarti bagi hamba hamba ALLAH yang lain, apa iya seumur hidup kita hanya cinta yang membuat kita hidup dan bahagia, I dont think so terlalu picik lah kalau diumur 25 masih berkata “kenapa kamu pergi meninggalkan saya sayang...” so what gitu loh kalau orang itu mau pergi, kan gitu yah?



Guru mengaji saya sering sekali menasehati “De, takdir itu tidak perlu dicari, dia akan datang jika saatnya datang, termasuk jodoh pastinya” artinya tugas kita dibumi ALLAH ini adalah menjalankan takdir bukan mempercepat takdir dan memperlambat takdir, takdir adalah apa aapa yang menjadi ketentuan ALLAH atas kita, jodoh salah satunya, kalau takdirnya tak berjodoh sama si itu, yah mau sampai muntah darah nangis nanah juga tetap aja berpisah, kalau memang jodoh mau benci dan gak mau sama yang itu yah tetap aja nikah … jadi jodoh itu masalah takdir dan bahagia itu bukan HANYA dari jodoh !! berapa orang yang tak bahagia setelah menikah? wak waw !!



“ah elu terlalu rasional De” engga juga menurut saya, meski saya menggunakan hati dan perasaan saya kemudian saya nangis 7 hari 7 malam karena si dia menikah dengan yang lain apa iya kemudian takdir saya berubah? kan tidak kan? dan ada sejuta pelajaran dari patah hati loh, yang salah duanya adalah mengajarkan saya bersyukur “ridho itu bagian dari syukur, jangan sampai kita kehilangan syukur kita atas napas yang diberikan gratis, atas makanan yang tak ada habis habisnya, atas uang yang selalu ada didompet meski tak banyak, atas sahabat yang selalu ada, atas orang tua yang selalu disisi” lalu kita lupa mensyukuri ini hanya karena kekasih kita diambil ALLAH, padahal ALLAH mengambil si dia untuk digantikan dengan yang lebih baik, iya gak sih?



“Dan ALLAH tidak mengambil sesuatu dari hambanya kecuali untuk menggantikannya dengan yang lebih baik” ini janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup kita ingkari … tidak ada !! semua nikmat, semua indah meski luka sekalipun



“Jadi gak boleh dong De kita berjanji untuk sehidup semati?” hehehe… emangnya kita siapa bisa mengatur ALLAH, emang hidup kita yang punya apa? disetiap shalat saya dan shalat kita semua berjanji bahwa “hidup kita, mati kita hanya milik ALLAH“ masih inget kan? atau asal baca gak tahu artinya? *galak banget sih De, ampun dah* jadi saudra saudara sekalian (gaya ustadz) ketika saya berjanji akan sehidup semati dengan kekasih saya itu artinya saya sudah menjadikan kekasih saya berhala, menyembah selain ALLAH, berjanji dengan menyamakan ALLAH dengan ciptaanNYA dan dosa yang tak terampuni adalah dosa syirik, dosa menTUHANkan selain ALLAH, masih berani apa saya berjanji begini … padahal saya belum mati saja si dia sudah sibuk menggoda yang lain.



Kemudian ketika saya sibuk mengurusi jodoh, cari lelaki kesana kemari, meminta para sahabat untuk menjodohkan saya dengan sahabatnnya yang lain yang juga ngebet nikah seperti saya, kenapa saya tidak sibuk memperbaiki diri, bukankah ALLAH menjanjikan laki laki yang baik untuk perempuan yang baik, dan ALLAH tidak pernah salah apalagi ketuker tugas saya hanya memperbaiki diri, mengejar akhirat maka urusan dunia biarkan ALLAH yang mengatur, rejeki dan jodoh sudah diatur bukan? ikhtiar itu memperbaiki diri dan tawakal itu menyerahkan kepada ALLAH, kan gitu kan yah? *garuk garuk kepala sendiri, gemes*



Jadi sudahlah wahai pemuda, saat ini cukuplah ALLAH menjadi satu satunya yang ada dihati kita, jangan racuni dengan racun racun dunia, ketika dunia menguasai hati maka akhirat akan jauh loh … kan gak mungkin pegangan tangan sama pacar sambil dzikir kan yah? kan gak mungkin melamunkan wajah si tampan sambil memikirkan nama nama indah ALLAH kan yah?



Yok benahi diri … jika ALLAH belum memberikan kita jodoh saat ini, masih ada jutaan jalan menuju roma, ibadah ibadah yang lain menunggu, jadilah pemuda yang cerdas, pemuda yang wajahnya bersinar karena kecintaaannya pada ALLAH, mari…



*♧°˚˚˚°♧*Selamat Berpuasa*♧°˚˚˚°♧*



http://lhm-bintan.blogspot.com​/
LENTERA HATI motivation

http://www.facebook.com/pages/​Tanjungpinang-Indonesia/Lenter​a-Hati-Motivation/111615748905​514

Minggu, 14 Agustus 2011

Pesan RasuluLLah untuk Wanita

Pertama
Dari Aisyah ra Bahwa adiknya Asma pernah datang menghadap rasulullah saw dengan pakaian yang menipis......, Lalu Rasulullah bersabda, "Apabila seorang wanita telah Baligh tidak boleh lagi tetrlihat [Auratnya] , kecuali ini dan itu, Rasululah menunjukan pada muka dan tapak tangan baginda[Hr Abd Daud]

Kedua
Rasulullah bersabda, "sesungguhnya termasuk ahli neraka iaitu perempuan yang berpakaian tetapi telanjang [mempertontonkan Aurat], yang condong kepada maksiat & menarik orang lain untuk berbuat maksiat. Mereka ini tidak akan masuk surga & tidak akan mencium baunya [Hr muslim]
Ketiga 
 Rasulullah bersbda, "tidak dibenarkan seorang laki laki duduk berdua duaan dengan wanita tanpa dihadiri muhrim[Hr bukhari muslim]
Rasulullah saw bersabda, " tidak berdua duaan seorang lelaki dan wanita melainkan yang ketiganya Syaitan [Hr Ahmad, Tirizi&hakim]

=Hargai diri kita sebagai seorang wanita=
Seindah indah Perhiasan Dunia adaLah Wanita Sholeha 



http://lhm-bintan.blogspot.com​/


LENTERA HATI motivation

http://www.facebook.com/pages/​Tanjungpinang-Indonesia/Lenter​a-Hati-Motivation/111615748905​514


Kisah Teladan 2 [Dua]

 
Kisah TeLadan 2.[Dua]
===========
Abdurahman bin Ghannam AL-Daws mengisahkan bawa suatu hari
Mu'adz bin Jabal mendatangi Rasulullah saw. setelah mengucapkansalam, ia berkata ; "wahai Rasulullah, di depan pintu ada seorang Pemuda Tampan sedang menangis seperti anak kecil yang keilangan ibunya. dia ingin menemui engkau. "Nabi berkata, "Suruh masuk pemuda itu wahai Mu'adz!" Mu'adz pun membawa pemuda itu masuk menghadap Rasulullah.

.."Apa g membuat-mu menangis wahai pemuda..?"Tanya Rasulullah.
"Bagaimana aku tidak menangis ya Rasulullah, aku telah melakukan dosa besar
yang kurasa tidak mungkin akan diampuni oleh Allah! " Rasulullah pun lansung bertanya, "Apakah engkau mempersekutukan-Nya..?"

Pemuda itu serta merta menjawab, "Aku berlindung kepada Allah untuk mempersekutukannyab dengan sesuatu apapun!"

Rasulullah pun bertanya lagi, "Apakah engkau membunuh seseorang yg diharamkan Allah untuk membunuhnya?''
"..Tidak ya Rasululah!"
"Kalau begitu Allah akan mengampuni Dosa-dosamu meskipun Dosa-dosaMu itu sebesar gunung yang menjulang ke langit, "Kata Rasulullah lagi.

Namun dengan Tangis yg semakin keras pemuda itu berkata, "DosaKu lebih besar dari gunung itu !"
.."allah akan mengampuni dosa dosaMu meskipun Dosamu sebesar tujuh bumi berikut Lautan dan segala yang ada padanya, "Kata Rasulullah sambil tersenyum.
".Namun Dosa-Ku lebih besar dari pada itu ya Rasulullah!"
Dengan sabar Rasululah saw. bersabda, "Allah akan tetap mengampuni dosa dosaMu sebesar langit, berikut bintang gemintang dan singgasanaNya."
.Kembali pemuda itu dgn memelas berkata, "Dosaku Lebih besar dar pada itu ya Rasululah!"
"..Wahai pemuda! Apakah dosa dosa-Mu yg lebih besar ataukah Tuhan-Mu..?"

Maka tersungkurlah peuda itu sambil mengatakan, "Subhanallah, tidak ada yg lebih besar dari Tuhan-Ku!"
"...kalau begitu, Dosa apa yang telah kay perbuat?'' Sergah Rasulullah.

Lalu dengan berlinang air mata pemuda itu berkisah, "Sudah Tujuh tahun ini pekerjaanku mencuri KAIN KAFAN MAYAT yang baru meninggal, untuk ku jual dipasar.

..Pada suatu hari ada anak seorang anak gadis Anshar meninggal dunia. Setelah dikubur dan ditinggalkan oleh keluarganya sebagai mana biasanya aku mendatangi kuburannya utk melucutikain kafannya. Ku Gali kembali kuburan itu, kemudian ku keluarkan dia, lalu kulepaskan kain kafannya. Kutinggalkan dia terlanjang dibibir kuburan, kemudian aku bergegas pulang ke rumah membawa hasil jarahanku.

Di rumah aku membayangkan betapa mulusnya mayat gadis itu, sampai akirnya aku tergoda utk melhatnya kembali. Ketika melihat mayat gadis yg telanjang itu aku tidak dapat menguasi diriku sehingga aku MenGGauLinya

Ketika ituLah seoLah olah AKU mendengar 'Wahai pemuda, CelakaLah enkau dihadapan penghisab pada hari Kiamat kelak, tempatmu adalah di Neraka...,
"..ku sangat terkejut dan takut sekali, lalu bagaimana menurut pendapat-Mu ya Rasululah?"

Dengan terkejut Rasululah saw berkata, "EnyahLah engkau dari sisiku. Aku takut akan terbakar bersama api-Mu!

Pemuda itupun lalu segera pergi meninggalkan Rasululah dengan wajah yang sangat memelas. Ia pergi ke Madinah. Ditempat itu selama 40 hari ia menangis terus menerus memohon ampun kepada Allah,

"Ya Allah, ampunilah segala kesalahanku dan berikan Lah wahyu kepada nabi-Mu. Jika engkau tidak mengampuni ku, maka berilah segera aku siksaan yg menghancurkanku didunia ini, tapi selamatkan aku dari siksa-Mu di hari kiamat Nanti.........."

Rupanya Tobat pemuda itu di terima Allah. Allah menurun kan sebuah ayat kepada Rasululah :

"Dan (juga) orang-orang yg apabila mengerjakan perbuatan keji dan menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memhon ampun terhadap dosa dosa mereka dan siapa lagi yg dapat engampuni dosa selain Alah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan syurga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan ituLah sebaik baik pahala orang-orang yan beramal."[ Ali-Imran: 135-136]

Menerima Wayu demikian, maka Rasululah bersama para sahabat sahabatnya mencari pemuda itu. Ditemukan pemuda itu diantara dua batu besar dalam keadaan lemah dengan mata yang sembab karna banyak menangis.
Rasulullah saw. yang mulia kemudian menghampiri pemuda itu dan membersihkan debu-debu yang menempel di kepalanya sambil bersabda,

"Aku ingin memberi kabar gembira kepadaMu bahwasanya engkau kini adalah oran yg dibebaskan Allah dari Api neraka. "Kemudian Rasulullah berpaling kepada para sahabat yang mengikutinya seraya bersabda,
"Beginilah seharusnya kalian menyertai dosa yang kalian lakukan; seperti yang dilakukan pemuda ini.



=bahan renungan kalbu=




°•.¸¸.☀Selamat Menjalankan Ibadah Puasa°•.¸¸.☀
 

http://lhm-bintan.blogspot.com​/


LENTERA HATI motivation

http://www.facebook.com/pages/​Tanjungpinang-Indonesia/Lenter​a-Hati-Motivation/111615748905​514

Minggu, 07 Agustus 2011

"Kisah Kisah teladan"



Kisah TeLadan 1



SALAWAT NABI

Seorang Yaudi berpapasan dengan Rasulullah saw., lalu orang itu berkata..,

"Assamu'alaika!" (CelakaLa engkau muhammad!). Nabipun menjawab:"Wa'alaika!" (dan juga untukmu!).

para sahabat nabi berkata,"Sesungguhnya dia telah mengucapkan salam kematian kepada enkau."Nabi saw berkata,"Aku telah menjawab dengan jawaban demikaian juga untknya.

"Kemudian nabi berkata lagi kepada sahabatnya, "SESUNGGUHNYA oang Yahudi tru akan diGigit Ular ditengkuknya, kemudian ia aka mati.

"Selang beberapa waktu, Yahudi itu berjalan sambil membawa setumpuk kayu bakar. Itu berarti dia tidaklah mati sebagaimana di kabarkan oleh nabi.

Rasulullah berkata kepadanya: "Letakan kayu itu!" Maka yahudi itupun meletakkan kayu bakar itu. Setelah dibuka,didalam kayu bakar tersebut ternyata ada seekor Ular yg sedang menggigit kayu.

Nabi saw bersabda :"Hai Yahudi, amalan apa yang telah engkau lakukan hari ini?

"Orang yahudi itu menjawab, "Aku tidak melakukan apa apa, kecuali aku datang dengan membawa kayu bakar ini, dan aku mempunyai dua potong roti, yang satu potong aku makan sedang yang satu potong lagi aku sedekahkan kepada orang miskin.

"Rasululah saw. kemudian bersabda :"Dngan sedekah ituLah Allah menghindarkan kematian dari engkau. "beliau juga bersabda, "Sesungguhnya sedekah dapat menolak kematian yang buruk dari manusia."




[ Memang baik menjadi Orang yg penting,
Namun Jauh lebih penting lagi bila menjadi Orang baik]

=bahan renungan kalbu=





°•.¸¸.☀Selamat Menjalankan Ibadah Puasa°•.¸¸.☀





http://lhm-bintan.blogspot.com/


LENTERA HATI motivation

http://www.facebook.com/pages/Tanjungpinang-Indonesia/Lentera-Hati-Motivation/111615748905514


Jumat, 05 Agustus 2011

Sedikit Tentang S A B A R


@ "SABAR ITU TIDAK ADA BATASNYA..."

Yang dimanksud dengan Sabar iaLah menahan diri [pada saat menerima musibah ataupun pada waktu mampu berbuat] untuk tidak bertindak mengikuti hawa nafsu yang bertentangan dengan peraturan Allah [Al-Qur'an] dan petunjuk Rasulullah saw[hadits]

Misalnya, bila ada seseorang yang pernah berbuat Zalim kepada kita datang untuk memminta Maaf, maka JanganLah orang itu kita perlakukan dengan Kasar, tetapi sambutLah dia dengan baik,serta maafkanlah kesalahan kesalahannya.DemikianLa perintah Allah sebagaimana yg dicontohkan oleh Rasulullah saw. begitu juga bila kita dilecehkan seseorang, maka jgnlah kita balas dengan melecehkan pula, karna hal ini akan dapat mengakibatkan putusnya persaudaraan; sedangkan memutuskan tali persaudaraan itu menurut al-quran jelas jelas sangat dimurkai Allah. [dalam surat AL-Baqarah:237 Allah berfirman: ...dan pemberian maaf-mu itu lebih dekat kepada taqwa]


Orang yang taat mengikuti petunjuk Allah dan Rasulullah saw. dijamin dunia dan akhiratnya.

Barang siapa diantara kamu yang patuh
kepada Allah dan Rasul-nya,dan
mengerjakan perbuatan baik,niscaya
akan kami berikan pahala dua kali lipat,dan
untuk mereka kami sediakan rezki yg banyak.
Al-ahzab(33):31


BarangSiapa yang mengikuti petunjukku,
niscaya tidak ada kekhwatiran atas mereka,
dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Al-Baqarah (2):38


BarangSiapa taat kepada Allah dan
Rasul-nya, niscatya Ala memasukannya
kedalam surga. dan barang siapa yang men
durhakai Allah dan Rasulnya dan melanggar
ketentuan-ketentuannya,niscaya Allah me-
masukannya kedalam api neraka sedang
ia kekal didalam-Nya, dan baginya
siksa yg menghinakan.
An-Nisa(4):13,4


@ "SABAR ADALAH JALAN PEMECAHA YANG TERBAIK"

Sabar sebagian jalan keluar yang terbaik,telah diakui secara universal kebenarannya. siapapun yang mau berfikir dengan jernih pasti akhirnya akan sampai pada kesimpulan ini.

Allah berfirman dalam L-Qur'an :


Maka jika ada diantaramu 100 orang
yang sabar,niscaya mereka dapat mengalah-
kan 200orang; dan diantaramu ada 1000
orang (yang sabar),niscaya mereka dapat me-
ngalahkan 2000 rang dengan seizin Allah.
dan Allah beserta Orang-orang yg sabar.
Al-anfaal(8):66


Dan jika kamu memberikan balasan,
maka balaslah dengan balasan yg setimpal
dengan siksaan yang ditimpakan kepada kamu.
akan tetapi jika kamu bersabar,sesungguhnya
ituLah yang lebih baik bagi
orang-orang yang bersabar.
An-Nahl(16):126



Rasulullah saw.bersabda :

"Barang siapa yang bersabar atas ke
jelekan budi pekerti istrinya, Allah akan 
memberinya pahala seperti apa yang diberi-
kan kepada ayyub. Dan barang siapa yang
bersabar atas kejelekan budi pekerti suami-
nya, Allah akan memberikan pahala se-
perti pahala Asiyah istri Fir'aun."


Luman Al-Hakim berkata :

"Wahai anakku, barangsiapa mengatakan
bahwa kejahatan bisa memadamkan kejahatan,
suruhlah ia menyalakan dua apai, kemudian su-
ruhlah ia melihat apakah api yang satu bisa
memadamkan api yang alain. Sesunguhnya,
Kebaikan itu akan memadamkan kejahatan
seperti halnya air memadamkan api."


"Wahai anakku, bebuat baiklah kepada
siapa yang berbuat buruk kepadamu. Tanamlah 
perbuatan yang baik, niscaya engkau menikmati
hasilnya. Ingatlah, barangsiapa menghunus 
pedang kezaliman, ia sendiri yang akan terbunuh
dengannya.Dan barang siapa menggali lubang ke-
jahatan untuk menjerumuskan saudaranya, ia
sendiri yang akan terjerumus kedalam-Nya."


Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a. berkata :

"Orang yang bersabar, pasti mendapat Kemenangan,walau tertunda."



Dengan memahami bahwa sabar itu adalah salah satu perintah Allah, maka lakukanlah sabar bukan karna lantaran terpaksa, tetapi jalankanlah dengan penuh kesdaran (berniat) bahwa ini adalah perintah allah yang harus ditaati dan dilaksanakan, yaitu sebagai mana halnya kita ikhlas mengerjakan sholat.

Dan Orang-orang yg sabar
karna mencari keridhaan Thannya.
Ar-Ra'd(13):22







http://lhm-bintan.blogspot.com/

LENTERA HATI motivation
http://www.facebook.com/pages/​Tanjungpinang-Indonesia/Lenter​a-Hati-Motivation/111615748905​514




Kamis, 04 Agustus 2011

Keistimewaan Bulan Ramadhan



Apa Bulan Ramadhan Itu?
Alhamdulillah.

Ramadhan termasuk salah satu bulan arab diantara dua belas bulan yg ada
.  Ia adalah bulan nan agung dalam agama Islam. Dia berbeda dengan bulan-bulan lainnya karena sejumlah keistimewaan dan keutamaan yang ada padanya. Di antaranya yaitu:
1.  Allah Azza wa Jalla menjadikan puasa (di Bulan Ramadhan) merupakan rukun keempat di antara Rukun Islam.
Sebagaimana firman-Nya:


( شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدىً لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْه) سورة البقرة: 185
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu”. (SQ. Al-Baqarah: 185)
Terdapat riwayat shahih dalam dua kitab shahih; Bukhari, no. 8, dan Muslim, no. 16 dari hadits Ibnu Umar, sesungguhnya Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


بني الإسلام على خمس شهادة أن لا إله إلا الله , وأن محمدا عبد الله ورسوله , وإقام الصلاة , وإيتاء الزكاة ، وصوم رمضان , وحج البيت.


“Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan dan haji ke Baitullah.”


2. Allah menurunkan Al-Qur’an (di dalam Bulan Ramadan).
Sebagaimana firman Allah Ta’ala pada ayat sebelumnya,


( شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدىً لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ )


"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”. (QS. Al-Baqarah: 185)


Allah Ta’ala juga berfirman:


( إنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) سورة القدر: 1

"Sesungguhnya Kami turunkan (Al-Qur’an) pada malam Lailatur Qadar.”


3.  Allah menetapkan Lailatul Qadar pada bulan tersebut, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah:


( إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ . تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ . سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ) سورة القدر: 1-5

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan, Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar."  (QS. Al-Qadar : 1-5).

Dan firman-Nya yang lain:


( إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ ) سورة الدخان: 3

"sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.”  (QS. Ad-Dukhan: 3).


Allah telah mengistimewakan bulan Ramadhan dengan adanya Lailaul Qadar. Untuk menjelaskan keutamaan malam yang barokah ini, Allah turunkan surat Al-Qadar, dan juga banyak hadits yang menjelaskannya, di antaranya Hadits Abu Hurairah radhialahu ’anhu, dia berkata:  Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ , تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ , وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ , وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ , لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ, مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ " رواه النسائي ( 2106 ) وأحمد (8769) صححه الألباني في صحيح الترغيب ( 999 ) .


“Bulan Ramadhan telah tiba menemui kalian, bulan (penuh) barokah, Allah wajibkan kepada kalian berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu (neraka) jahim ditutup, setan-setan durhaka dibelenggu. Padanya Allah memiliki malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang mendapatkan kebaikannya, maka sungguh dia terhalang (mendapatkan kebaikan yang banyak)." (HR. Nasa’I, no. 2106, Ahmad, no. 8769. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih At-Targhib, no. 999)


Dari hadits Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, dia berkata, Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ . (رواه البخاري، رقم 1910، ومسلم، رقم 760 )
“Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan (penuh) keimanan dan pengharapan (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari, no. 1910, Muslim, no. 760).


4.  Allah menjadikan puasa dan shalat yang dilakukan dengan keimanan dan mengharapkan (pahala) sebagai sebab diampuninya dosa.
Sebagaimana telah terdapta riwayat shahih dalam dua kitab shahih;  Shahih Bukhori, no. 2014, dan shahih Muslim, no. 760, dari hadits Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, sesungguhnya Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
“Barangsiapa yang berpuasa (di Bulan) Ramadhan (dalam kondisi) keimanan dan mengharapkan (pahala), maka dia akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu”.
Juga dalam riwayat Bukhari, no. 2008, dan Muslim, no. 174, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


ومن قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
”Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”.


Umat islam telah sepakat (ijma) akan sunnahnya menunaikan qiyam waktu malam-malam Ramadhan. Imam Nawawi telah menyebutkan bahwa maksud dari qiyam di bulan Ramadhan adalah shalat Taraweh, Artinya dia mendapat nilai qiyam dengan menunaikan shalat Taraweh.
5.  Allah (di bulan Ramadhan) membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka dan membelenggu setan-setan.


Sebagaimana dalam dua kitab shahih, Bukhari, no. 1898, Muslim, no. 1079, dari hadits Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, dia berkata: Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة , وغلقت أبواب النار , وصُفِّدت الشياطين

“Ketika datang (bulan) Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu”.


6. Pada setiap malam (bulan Ramadan) ada yang Allah bebaskan dari (siksa) neraka.


Diriwayatkan Ahmad (5/256) dari hadits Abu Umamah, sesungguhnya Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


لله عند كل فطر عتقاء. (قال المنذري: إسناده لا بأس به، وصححه الألباني في صحيح الترغيب، رقم 987)
"Pada setiap (waktu) berbuka, Allah ada orang-orang yang dibebaskan (dari siksa neraka)” (Al-Munziri berkata: ”Sanadnya tidak mengapa”, dishahihkan oleh Al-Albany dalam shahih At-Targhib, no. 987)


Diriwayatkan dari Bazzar (Kasyf, no. 962), dari hadits Abu Said, dia berkata: Rasulullah sallallahu’alaihi wasallan bersabda:


إن لله تبارك وتعالى عتقاء في كل يوم وليلة _ يعني في رمضان _ , وإن لكل مسلم في كل يوم وليلة دعوة مستجابة "

“Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala memberikan kebebasan dari siksa neraka pada setiap malam –yakni di bulan Ramadan- dan sesungguhnya setiap muslim pada waktu siang dan malam memiliki doa yang terkabul (mustajabah)”.


7.  Puasa pada bulan Ramadan (merupakan) sebab terhapusnya dosa-dosa yang lampau sebelum Ramadan jika menjauhi dosa-dosa besar.
Sebagaimana terdapat riwayat dalam shahih Muslim, no. 233, sesungguhnya Nabi sallallahu’alaihi wasallam bersabda:


الصلوات الخمس , والجمعة إلى الجمعة , ورمضان إلى رمضان , مكفرات ما بينهن إذا اجتنبت الكبائر

“Dari shalat (ke shalat) yang lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at, dari Ramadan ke Ramadhan, semua itu dapat menghapuskan (dosa-dosa) di antara waktu tersebut, jika menjauhi dosa-dosa besar.”


8.  Puasa (di bulan Ramadan) senilai puasa sepuluh bulan.


Yang menunjukkan hal itu, adalah riwayat dalam shahih Muslim, no. 1164, dari hadits Abu Ayub Al-Anshary, dia berkata:


من صام رمضان , ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر

“Barangsiapa yang berpuasa (pada bulan Ramadhan) kemudian diikuti (puasa) enam (hari) pada bulan Syawwal, maka hal itu seperti puasa setahun”.


Juga diriwayatkan oleh Ahmad, no. 21906, sesunggunya Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:


من صام رمضان فشهر بعشرة أشهر ، وصيام ستة أيام بعد الفطر فذلك تمام السنة

“Siapa yang berpuasa (pada bulan) Ramadan, maka satu bulan sama seperti sepuluh bulan. Dan (siapa yang berpuasa setelah itu) berpuasa selama enam hari sesudah Id (Syawal), hal itu (sama nilainya dengan puasa) sempurna satu tahun”.


9.  Orang yang menunaikan qiyamul lail (Taraweh) bersama imam hingga selesai, dicatat baginya seperti qiyamul lail semalam (penuh).  


Sebagaimana terdapat riwayat dari Abu Daud, no. 1370 dan lainnya dari hadits Abu Dzar radhiallahu ’anhu, dia berkata: Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Bahwasiapa menunaikan qiyamul lail bersama imam hingga selesai, dicatat baginya (pahala) qiyamul lail semalam (penuh)”. (Dishahihkan oleh Al-Albany dalam kitab 'Shalat Taraweh', hal. 15)


10.  Melaksanakan umrah pada bulan Ramadan, (pahalanya) seperti haji.
Diriwayatkan oleh Bukhari, no. 1782, dan Muslim, no. 1256, dari Ibnu Abbas radhiallahu ’anhuma, dia berkata: Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda kepada wanita dari Anshar: ”Apa yang menghalangi anda melaksanakan haji bersama kami?” Dia berkata: ”Kami hanya mempunyai dua ekor onta untuk menyiram tanaman. Bapak dan anaknya menunaikan haji dengan membawa satu ekor onta dan kami ditinggalkan satu ekor onta untuk menyiram tanaman." Beliau bersabda: “Jika datang bulan Ramadan tunaikanlah umrah, karena umrah (di bulan Ramadhan) seperti haji”.  Dalam riwayat Muslim: “(seperti) haji bersamaku”.


11.  Disunnahkan i’tikaf, karena Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam senantiasa melaksanakannya, sebagaimana dalam hadits Aisyah radhiallahu ’anha, sesungguhnya Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam biasanya beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan hingga Allah ta’ala mewafatkannya, kemudian istri-istrinya beri’tikaf (sepeninggal) beliau”. (HR. Bukhari, no. 1922, Muslim, no. 1172).


12.  Sangat dianjurkan sekali pada bulan Ramadan tadarus Al-Qur’an dan memperbanyak tilawah.


Cara tadarus Al-Qur’an adalah dengan membaca (Al-Qur’an) kepada orang lain dan orang lain membacakan (Al-Qur’an) kepadanya. Dalil dianjurkannya (adalah): “Sesungguhnya Jibril bertemu Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam setiap malam di bulan Ramadhan dan membacakan (Al-Qur’an) kepadanya”. (HR. Bukhari, no. 6, dan Muslim, no. 2308). Membaca Al-Qur’an dianjurkan secara mutlak, akan tetapi pada bulan Ramadan sangat ditekankan.


13.  Dianjurkan di bulan Ramadhan memberikan buka kepada orang yang berpuasa, berdasarkan hadits Zaid Al-Juhany radiallahu ’anhu berkata, Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda: ”Barangsiapa memberi buka (kepada) orang yang berpuasa, maka dia (akan mendapatkan) pahala seperti orang itu, tanpa mengurangi pahala orang berpuasa sedikit pun juga”.  (HR.Tirmizi, no. 807, Ibnu Majah, no. 1746, dinyatakan shahih oleh Al-Albany dalam shahih Tirmizi, no. 647).